
EDUKASIA.ID - Roblox, platform permainan daring tersebut saat ini sangat populer, game Roblox yang memungkinkan pengguna memprogram permainan dan memainkan permainan yang dibuat oleh pengguna lain itu juga disebut bermanfaat untuk pembelajaran.
Penelitian Universitas Sumatera Utara (USU) berkolaborasi dengan Universitas Negeri Padang (UNP) menemukan fakta, Roblox efektif meningkatkan literasi Bahasa Inggris siswa. Game ini menggabungkan elemen multimodal untuk pembelajaran yang interaktif dan menarik.
Peneliti yang terdiri dari Prof. T. Silvana Sinar, Mohammad Andri Budiman, Rohani Ganie, dan Rusdi Noor Rosa menemukan fakta, Roblox dapat membantu siswa sekolah menengah pertama (SMP) memperkuat kemampuan literasi Bahasa Inggris mereka.
Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, Roblox tidak hanya menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan, tetapi juga membantu siswa memahami bahasa melalui berbagai modalitas, seperti teks, gambar, suara, dan interaksi sosial di dalam permainan.
“Hal ini penting untuk ditelaah, karena di era Revolusi Industri 4.0, kemampuan literasi digital semakin krusial. Para siswa tidak hanya perlu bisa membaca dan menulis, tetapi juga memahami dan memproduksi teks dalam berbagai format, mulai dari teks tertulis hingga elemen visual dan audio,” ujar Prof. T. Silvana, dilansir dari laman USU.
Studi ini dilakukan pada siswa SMP kelas dua di Medan, dengan fokus pada bagaimana permainan digital seperti Roblox dapat berkontribusi pada literasi multimodal mereka. Dalam penelitian ini, para siswa diberikan dua kuesioner: satu untuk mengevaluasi kebutuhan mereka terhadap literasi digital, dan satu lagi untuk menilai bagaimana mereka merasakan penggunaan Roblox dalam belajar.
Hasil penelitian menunjukkan, hampir 93% siswa tertarik belajar melalui teks yang menggabungkan elemen verbal dan visual. Ini menunjukkan bahwa generasi muda sangat membutuhkan materi belajar yang disajikan dalam format digital.
Sayangnya, mayoritas dari mereka merasa bahwa metode pembelajaran di sekolah belum memaksimalkan penggunaan multimedia untuk menjelaskan materi pembelajaran. Padahal, 90% siswa percaya bahwa penggunaan media digital akan sangat membantu mereka dalam memahami Bahasa Inggris.
Bukan sekadar permainan, Roblox ternyata menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa. Sebanyak 84% siswa menyatakan bahwa mereka menikmati pembelajaran menggunakan media ini, dan 96,2% siswa percaya bahwa Roblox membantu meningkatkan kemampuan literasi mereka.
Desain yang menarik, akses yang mudah, serta elemen multimodal seperti teks, gambar, dan suara membuat siswa semakin termotivasi untuk belajar.
Roblox memberikan kesempatan bagi siswa untuk bersentuhan dengan teks dalam berbagai bentuk. Mereka tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga mendengarkan suara Bahasa Inggris dan menyaksikan visualisasi yang menarik. Pengalaman belajar yang aktif dan interaktif ini membuat siswa lebih antusias dalam mempelajari Bahasa Inggris.
“Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan permainan seperti Roblox memiliki potensi besar untuk membantu pengembangan literasi multimodal siswa. Dalam dunia digital saat ini, guru perlu mempertimbangkan penggunaan alat berbasis teknologi ini untuk memfasilitasi kebutuhan literasi siswa. Permainan bukan lagi sekadar hiburan, melainkan dapat menjadi sarana edukasi yang efektif,” tutup Prof. T. Silvana.
Meski hasil penelitian ini menunjukkan respons positif, peneliti menyarankan agar dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas nyata dari penggunaan Roblox dalam meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris siswa.
Dengan begitu, masa depan pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat akan semakin cerah.
Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.