Lima Cara Menghafal Ala Santri

1800
BERBAGI
Serius Menghafal
Serius Menghafal

Menghafal adalah tradisi kental yang ada di Pesantren. For Your Information, Materi hafalan santri itu seabreg banyaknya, mulai dari hafalan Al-Quran, Muthala’ah, Mahfuzhat, Mufrodat, dan lain-lain, apalagi kalo sudah dihadapkan dengan “Ujian Pondok”, menghafal akan menjadi gema tersendiri di lingkungan santri. Maka nggak aneh kalo  banyak orang mengagumi aktifitas ini.

Tahukah anda, gimana cara santri pesantren menghafal materi pelajaran yang buaanyak itu???. Sebagian orang menganggap bahwa menghafal banyak pelajaran (maddah) adalah cara yang sulit untuk dilakukan dan mustahil. Namun bagi santri , ngafal adalah suatu keharusan dan setiap orang punya trik atau cara sendiri dalam menghafal.

Berikut adalah 5 cara menghafal ala santri :

         1. Ngafal itu Harus Teriak

Cara ini adalah cara yang banyak digunakan santri, karena dengan berteriak, suara nyaring dan lantang akan terdengar oleh telinga, lalu ditransfer ke dalam memori /otak. Melalui proses tersebut hafalan akan cepat diserap dan bertahan cukup lama. Cara ini juga memiliki kelebihan lain, yaitu meminimalisir rasa ngantuk.

          2. Ngafal dengan Cara Menulis

Cara ini digunakan santri karena tiga hal : Pertama, dapat menguatkan daya ingat. Kedua, melatih kreatifitas. Ketiga, dapat menghubungkan otak kiri dan otak kanan. Cara ini juga tidak mengganggu teman-teman di sekitar dan tidak perlu menggunakan suara yang cukup keras.

         3. Mendengarkan Teman yang Sedang Ngafal

Mungkin banyak yang mengira menghafal dengan cara ini adalah hal yang “aneh bin mustahil dilakukan”, namun ada aja santri yang menggunakan cara ini karena menurut mereka lebih mudah dan nggak perlu repot-repot membawa buku atau kitab. Cara ini-pun harus dilakukan secara terus menerus. Metode ini punya kelemahan tersendiri, yaitu hafalan tidak bertahan lama dan bentuk tulisan tidak dapat diketahui.

        4. Menyendiri

Cara ini digunakan dengan cara mencari suasana yang sepi dan tenang agar tidak diganggu oleh teman, dan biasanya metode ini digunakan oleh santri yang pintar secara akademis dan mendapat “rengking” kelas.

        5. Metode Biasa.

Metode ini adalah metode membaca sebuah teks/kitab berulang-ulang. Mungkin kebanyakan orang sering menggunakan cara ini, tidak berbeda dengan santri, mereka membaca materi pelajaran secara perlahan dan diulang-ulang hingga mampu menyerap dan menghafalnya dengan baik.

Yap..  demikian lima cara menghafal ala santri yang harus kamu ketahui. Jangan menyerah saat menghafal dan betapapun susahnya kita menghafal pasti tidak akan sia-sia. Orang bijak menyebutkan bahwa ”ngafal itu tidaklah susah namun menjaganya yang sulit”. @Jum.aja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here